Making a Story Interactive by Jeeva Raghunanth

Di kelas ini Jeeva mengajarkan langkah-langkah untuk membuat cerita interaktif. Beliau mengatakan bahwa ketika kita menuturkan cerita kepada anak-anak di ruang kelas atau di rumah, kita harus mendapatkan perhatian mereka karena tingkat perhatian mereka pendek, misalnya saat kita baru mengatakan “once upon a time” tiba-tiba Continue reading

Advertisements

Berumah Mimpi #4 : Antje dari Jerman Menghadapi Anak-Anak Jalanan

Setiap hari sejak 23 hari yang lalu aku berusaha mengingat momen di Kamis sore pada 8 September 2016. Hari itu aku bersama seorang teman mengunjungi Rumah Mimpi, sebuah kelompok belajar untuk anak-anak jalanan yang berlokasi di Taman Cikapundung. Tujuanku datang pada hari itu adalah untuk menyampaikan kepada anak-anak didik soal jadwal yang akan kami sepakati untuk belajar bahasa Inggris.

Seperti biasa jadwal rutin mereka dimulai pukul 5 sore dan aku datang sekitar 15 menit sebelum kelas di mulai. Namun, sampai lewat beberapa menit dari jadwal mereka tak kunjung datang, begitu juga dengan pengajar lainnya. Aku sedikit kebingungan karena masih belum mengerti lokasi anak-anak ini biasanya berdagang di sekitar Alun-alun Bandung.

Sambil menunggu anak-anak dan para pengajar, aku melihat seorang perempuan asing berambut pirang berjalan lalu duduk di undakan tangga taman sendirian. Continue reading

Berumah Mimpi (Part 2)

Berumah Mimpi (Part 1) … sejak kelas 4 dan seharusnya sekarang kelas 1 SMP. Aku mengira ia masih seumuran SD karena postur tubuhnya. Aku coba mengatasi dengan menyarankannya bergabung dengan anak-anak kelas 4 lalu ia ke sana. Tapi aku lihat ia tidak nyaman berada di sana. Taklama ia pergi menjauh.

IMG_5638

Aku hanya melihatnya saja tanpa komentar karena aku sedang menemani Annisa dan Mansur menyusun abjad. Tiba-tiba Abil datang berlari dan membentur kepala Nisa. Continue reading

Berumah Mimpi (Part 1)

Sejak minggu-minggu lalu aku mencari komunitas belajar bagi anak-anak jalanan lewat internet. Aku menemukan yang berlokasi dekat perempatan Buah Batu (dekat rumahku) dan komunitas ini sudah memiliki cabang di beberapa kota. Aku coba menghubungi nomor kontak yang tertera di website lembaga itu tapi hingga saat ini tidak direspon . Oleh karena itu aku mencoba ruang yang lain dan tibalah di Rumah Mimpi (RM). Continue reading