Storyteller-Story Creator by Sheila Wee

img_0928

Ini adalah kelas ketiga yang aku ikuti dalam satu hari bersama FDII 2016. Kali ini Sheila Wee dari Singapura yang menjadi pemateri. Tentu tidak diragukan lagi keprofesionalan Sheila sebagai pendongeng karena ia sudah menekuni bidang ini selama sekitar 17 tahun. Baginya, selama belasan tahun itu yang terpenting dalam hidup adalah santai, bermain, dan tidak takut salah.

Sheila menyampaikan bahwa untuk bercerita pendongeng harus melakukan persiapan tetapi saat acara berlangsung kita sebagai pendongeng harus membiarkan cerita tersebut mengalir. Jadi, Sheila menekankan bahwa workshop ini adalah tentang cara membuat cerita on the spot. Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri saat mendongeng agar dapat mengatasi segala kemungkinan yang terjadi, misalnya ada seorang anak yang tiba-tiba memotong dan bertanya saat kita sedang asik bercerita.

Di kelas Sheila ini penuh dengan pengetahuan praktis. Para peserta mempelajari metode yang mudah dan efektif dalam membuat cerita, misalnya menggunakan alat bantu untuk berimprovisasi dan juga menggunakan permainan yang dapat mengasah kemampuan berbahasa dan berkreasi. Kami, para peserta, diberi waktu banyak untuk praktik mendongeng dengan metode tersebut. Namun aku tidak akan membahas tekhnik menggunakan alat tersebut di sini. Buat yang penasaran ikut kelasnya tahun depan depan ya. Kalau ada tentunya.

Aku ingin menceritakan tentang teori perencanaan sebuah cerita yang diberikan oleh Sheila.

  • Pertama, tentukan karakter. Pendongeng harus memilih sebuah tokoh yang sudah diketahui untuk pesertanya, misalnya manusia, binatang, atau benda; jenis kelamin; umur; nama; ciri khasnya.
  • Kedua, tentukan keinginan-keinginan tokoh dan yang sangat dibutuhkannya, contohnya sebuah cita-cita.
  • Ketiga, alasan tokoh tersebut menginginkannya.
  • Keempat, pikirkan hambatan-hambatan yang berbeda yang akan mempengaruhi daya tarik cerita. Hal ini juga dapat menginspirasi peserta tentang cara menghadapi tantangan. Tantangan ini bisa datang dari internal dan eksternal. Lalu tentukanlah klimaks masalah.
  • Terakhir, bisa atau tidak tokoh tersebut menghadapi masalah itu. Ini akan menentukan happy or sad ending. Menurut Sheila, dalam mendongeng anak-anak harus disuguhi sebuah cerita yang berakhir bahagia.

Sheila menegaskan pada kami untuk melupakan keinginan untuk dipuji karena kesombongan akan menghalangi cerita kita.

img_0933

salam dari aku, Kero, Sheila Wee, dan teh Nia

Sheila membagi pengalamannya 10 tahun lalu saat ia berada di Museum Nasional di Singapura. Ia sangat bangga bisa bercerita di tempat itu untuk membawakan cerita tentang kue bulan, cerita dari China. Sheila sudah sangat hafal cerita itu. Ia mulai membayangkan dan merasa bahwa orang-orang akan senang dengan ceritanya. Ternyata saat akan maju ke panggung tiba-tiba ia lupa dengan ceritanya dan baginya hal itu sangan menakutkan karena ia dibayar secara profesional. Kemudian ia mencoba untuk tenang dan akhirnya mampu mengatasi masalah tersebut karena ia mengulas sebuah struktur cerita yang telah ia buat.

Lewat pengalamannya itu Sheila mengajarkan kami untuk tidak mengutamakan diri kita sendiri dan tidak memikirkan reaksi orang-orang. Prioritas kita adalah memberikan yang terbaik untuk pendengar.

Banyak sekali ilmu yang belum pernah aku dapatkan sebelumnya. Terimakasih untuk metode-metode baru dalam mendongeng dan terimakasih telah membagi pengalamanmu yang bernilai, Sheila Wee!

Advertisements

One thought on “Storyteller-Story Creator by Sheila Wee

  1. Pingback: Sekilas tentang Kelas di Festival Dongeng Internasional Indonesia 2016 | Risna's Journal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s